Showing posts with label sofball. Show all posts
Showing posts with label sofball. Show all posts

Thursday, March 10, 2011

Info Olahraga Softball


--------------------


INFO OLAHRAGA
 SOFTBALL

Sekilas permainan ini seolah-olah permainan bola kasti, tetapi dalam permainan Softball benar-benar membutuhkan ketangkasan dan menguras banyak pikiran

(disarikan dari : Agus Mukholid, 2004 : 58).

Permainannya, softball dimainkan oleh 9 orang pemain dan bermain dalam 7 inning, yaitu masing-masing regu menerima giliran menjadi pemain bertahan dan menyerang masing-masing 7 kali. Pergantian ini apabila regu bertahan berhasil mematikan pemain dari regu penyerang sebanyak 3 orang. Cara memainkannya adalah seorang pemukul melaksanakan pukulan terhadap bola yang dilemparkan oleh pitcher (pelempar bola). Bola dipukul dengan memakai alat pukul (bat). Pelempar bola bertugas dari tengah lapangan, dimana anggota regunya bertugas juga di tiga home base, 4 di luar lapangan dan satu di home plate. Seorang pemukul, harus berhasil mengelilingi semua base sebelum bola mengenai base yang ditujunya Pemukul sanggup menolak lemparan bola yang dirasa tidak sesuai. Akan tetapi, lemparan yang ketiga harus dipukul (Agus Mukholid,2004 : 58). 

Perlengkapan itu harus ada untuk sanggup bermain softball dengan kondusif dan lancar. Peralatan yang dipakai untuk bermain antara lain :

1. Glove (pelindung tangan)
2. Bola Softball
3. Pemukul
4. Leght guard
5. Body protector
6. Masker
7. Lapangan lengkap

Friday, March 4, 2011

Teknik Dasar Bermain Sofball


--------------------


TEKNIK DASAR 
BERMAIN SOFBALL

Ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain softball untuk sanggup mengikuti permainan Softball dengan baik. Del Bethel (1987 : 16 - 20) mengungkapkan bahwa “teknik yang harus dikuasai mencakup teknik melempar bola (throwing), menangkap bola (catching), memukul bola (batting), menghadang tanpa ayunan (bunting), lari dari base ke base dan meluncur (base running and sliding)”. Dari masing-masing unsur teknik tersebut harus dikuasai dengan baik untuk sanggup bermain dengan baik


pada dikala bertahan maupun menyerang. Ada empat macam aspek latihan yang perlu diperhatikan dan dilatih secara seksama yaitu: 

1). latihan fisik, 
2). latihan teknik, 
3). latihan taktik dan 
4). latihan mental (Rubiyanto, 2000 : 52). 

Di samping itu dalam situasi bermain diharapkan keterampilan-keterampilan khusus untuk sanggup bermain dengan baik. Bergerak cepat terhadap bola untuk menangkap, melaksanakan pukulan dan melempar keras diharapkan keterampilan otot-otot yang luas dan menghendaki ketelitian yang besar. Tetapi ternyata bagi pemain pemula menerima kesulitan untuk menampilkan keterampilan menjaga di lapangan atau menangkap dan melempar bola, hal tersebut perlu disempurnakan biar diperoleh ketetapan dan ketelitian yang lebih besar (Parno, 1992).

Teknik dasar bermain Softball sangat penting lantaran merupakan permulaan dalam bermain Softball yang baik dan benar sesuai dengan cara teknik masing-masing. Para pemain
Softball diharuskan sanggup menguasai teknik dasar bermain Softball untuk sanggup memperlihatkan variasi permainan dan menerapkan taktik atau taktik dalam berlatih setiap minggunya maupun p nkan oleh instruktur dan pemain untuk sanggup meraih poin sebanyak-banyaknya. Softbool atau softball ialah olahraga bola beregu yang terdiri dari 2 tim. 

Permainan sofbol lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Sofbol merupakan perkembangan dari olahraga homogen yaitu bisbol (baseball) atau hardball. Bola sofbol dikala ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi target pemain lawan yang memukul (batter) dengan memakai tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense). 

Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari sampai menyentuh marka selesai yaitu home plate. Cabang olahraga Softball boleh dikatakan olahraga yang paling digemari anakanak muda, terutama para pelajar dan mahasiswa. Biasanya pada pemain mempergunakan seragam olahraga yang menarik, dengan disertai teriakan-teriakan istilah bahasa absurd ketika mereka sedang bermain. Ada beberapa faktor penunjang mengapa olahraga Softball sesungguhnya sanggup berkembang pesat di Indonesi. Suasana sebuah pertandingan softball

Saturday, February 26, 2011

Peralatan Dan Kemudahan Sofball


--------------------


PERALATAN 
DAN FASILITAS SOFBALL

1. Lapangan


Lapangan sofbol berbentuk bujur sangkar. Dibagi menjadi tempat fair (fair territory) dan tempat foul (foul territory). Lebih jauh dalam tempat fair terbagi menjadi dua bagian, Infield, dan outfield. Di dalam tempat infield terdapat 4 marka yang disebut base. Base diberi nomor berlawanan dengan arah jarum jam, dimulai dari base awal yang disebut home plate, diteruskan dengan base pertama, base kedua dan base ketiga. Base berbentuk bujur kandang dengan sisi 38 cm (15 inci) yang dibentuk sedikit lebih tinggi dari permukaan
tanah.


1. Bola
Minimal peralatan yang diharapkan dalam sebuah pertandingan softballl termasuk sebuah bola. Sofbol memakai bola berwarna kuning dengan benang grip berwarna merah, yang sebelumnya berwarna putih dengan grip putih. Tiap pemain memakai baju, celana, dan topi yang seragam atau berwarna dasar sama. Semakin tinggi tingkat pertandingannya, semakin ketat dalam peraturan seragamnya. Semua peralatan dan perlengkapan itu ialah wajib bagi setiap tim dalam melakukan pertandingan resmi.


3. Glove
Sarung tangan (glove) dikenakan oleh seluruh pemain bertahan untuk menangkap bola, sementara first baseman dan catcher mengenakan mitt (glove memiliki jari, sedangkan mitt tidak).


4. Bat atau pemukul
Tongkat pemukul (bat) yang digunakan dalam pertandingan resmi ialah bat khusus yang diperuntukkan untuk softballl. Ketentuan pemakaian dan kharakteristik bat yang boleh digunakan tertuang dalam peraturan Federasi Sofbol Internasional. Batter helmet digunakan untuk melindungi kepala seorang batter dari terjangan bola dan cidera, sementara pakaian pelindung (protective gear) untuk seorang penangkap bola (catcher), dan sepatu pool (cleats).


4. Helmet


Permainan softball sangat beresiko pada kepala, helmet ialah sebagai pelindung kepala para pemain pada waktu sebagai runner dan batter. Catcher juga harus nengenakan helm sebagai pengaman pada waktu sebagai cather.


3. Wasit pertandingan (umpire)
Dalam pertandingan sofbol terdapat minimal satu orang sampai tujuh orang hakim pertandingan yang disebut umpire. Terdapat satu orang plate umpire dan tiga base umpire yang menjaga pertandingan. Selebihnya umpire memantau tempat outfield. Dalam pertandingan fast pitch dihakimi oleh empat umpires (satu plate umpire, tiga base umpire). Istilah untuk seorang umpire ialah “blue ”, disebabkan seragam mereka selalu berwarna biru. 

Posisi seorang umpire ialah bangkit di belakang catcher dan batter. Berfungsi untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pitcher ke catcher apakah itu strike atau ball. Umpire juga mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk memilih insiden yang bekerjsama terjadi dan menjaga biar pemain mematuhi peraturan. 

Sebagai pemimpin pertandingan ialah Umpire plate. Karena sifatnya sebagai pemimpin pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah pertandingan sofball ialah mutlak, Walaupun sanggup diprotes (appealed) keputusannya tidak sanggup diganggu gugat apabila protes yang dilakukan pemain atau instruktur atau manager team menyangkut ajustment, tapi protes sanggup dilakukan dan sanggup diterima apabila protes dilakukan terhadap salah penerapan rules.

seorang Umpire sanggup mengeluarkan siapa saja baik pemain atau bahkan seorang instruktur (coach) keluar lapangan, jikalau berdasarkan umpire mengganggu jalannya pertandingan.

Wednesday, February 23, 2011

Cara Bermain Olahraga Sofball


--------------------


CARA BERMAIN 
OLAHRAGA SOFBALL


Softball dimainkan oleh dua tim di lapangan sofbol. Setiap tim minimal mempunyai 9 pemain dan selebihnya merupakan cadangan. Permainan terdiri dari 9 babak yang disebut inning. Di dalam satu inning, tim yang bertanding masing-masing mempunyai kesempatan memukul (batting) untuk mencetak angka (run). 

Ketika tim yang menyerang menerima giliran memukul, seorang pelempar bola (pitcher) tim bertahan melemparkan bola kearah penangkap bola (catcher) sekencang-kencangnya biar bola tidak sanggup dipukul.Tim yang menerima giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang menerima giliran memukul. 

Tim yang menerima giliran memukul menerima kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua base secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate menerima satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. 

Setiap tim menerima giliran memukul hingga 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau usang waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka (run) terbanyak menjadi pemenang. Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning aksesori dimainkan hingga salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut ie break atau seri. 

Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) menerima giliran melempar sedangkan tim tamu (visitor) menerima giliran memukul.

Posisi Pemain

1. Melempar Bola (Pitching)
Permainan dimulai pada ketika umpire memulai pertandingan dan meneriakkan kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan memasuki kawasan jaganya masing-masing, pertarungan antara pitcher di tim bertahan dan batter di tim yang menerima giliran memukul sanggup dimulai. Seorang pitcher bangkit diatas plate dan menghadap ke arah catcher. Pitcher akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt catcher. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike (strike zone), dimana hasil simpulan lemparan terdapat diatas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut batter. Jika bola dalam zona strike tidak terpukul oleh batter, maka umpire akan berteriak “strike”. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun batter tidak mencoba memukul bola maka umpire akan berteriak “ball”. Zona strike adalah

zona dimana bola dalam wilayah pukul batter. Pada ketika melempar, pitcher akan berusaha menciptakan bola strike dengan sekuat tenaga biar batter kesusahan memukul bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pitcher yakni melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan target yang tepat.

2. Penangkap bola (catcher)
Dalam satu regu setidaknya mempunyai satu orang catcher. Catcher dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pitcher. Catcher memakai helm, catcher mask untuk melindungi kepala dan muka, body protector untuk melindungi kawasan tubuh dan legguard untuk melindungi kawasan lutut kebawah. Posisi catcher yakni jongkok di belakang batter. Seorang pitcher dan catcher diharuskan mempunyai komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk berhubungan mematikan seorang batter. Seorang catcher kadang yakni pengatur seni administrasi yang baik, sebab dalam pertandingan catcher sanggup melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya.

3. Penjaga (fielder)
Selain pitcher posisi 1 dan catcher posisi 2, tim bertahan mempunyai 7 orang fielder yang terbagi dalam 4 penjaga daerahd alam (infielder) dan 3 orang penjaga kawasan luar (outfielder). Bagian dalam yaitu: penjaga base satu (1st base) posisi 3, penjaga base dua (2nd base)posis 4, Penjaga antara base dua dan tiga (shortstop)posisi 6 , dan penjaga base tiga (3rd base) posisi 5. Sedangkan penjaga luar terdapat di sebalah kiri (left fielder) posisi 7, tengah (center) posisi 8, dan kanan (right fielder) posisi9. Semua fielder (termasuk pitcher dan catcher) berusaha mematikan 3 orang tim lawan biar menerima giliran memukul. Karena run hanya sanggup didapatkan dalam posisi menyerang.

4. Memukul (Batting)
Tiap batter mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan menciptakan batter mati “Strike Out”. Dan apabila 4 kali ball maka batter diperbolehkan jalan bebas kearah base satu (free walk). Apabila batter berhasil memukul bola, batter akan berlari sekuat tenaga mencapai base satu sebelum bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga base satu. Jika batter berhasil hingga di base satu sebelum penjaga base satu menangkap bola maka batter “safe”. Namun jikalau penjaga base satu lebih cepat menangkap bola, maka batter “out”. Terdapat banyak sekali macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain. Tergantung situasi yang terjadi ketika itu. Berbagai macam jenis hit dipakai sesuai seni administrasi yang akan ditempuh tim penyerang.


Faktor lapangan, lapangan permainan Softball tidak terlalu luas, berupa lapangan 4 x 20 meter lebar sisinya (60 feet). Walaupun sudah ada ukuran lapangan tersendiri, tetapi ukuran tersebut sanggup diperkecil untuk berlatih dalam permainan ini. Faktor orang, Softball sanggup dimainkan oleh setiap orang, tidak memandang usia, baik laki-laki maupuan wanita.

Dasar-dasar, dasar untuk permainan Softball, gotong royong sudah dikenal di Indonesia. Sebagai contoh, adanya permainan kasti dan rounders. Sifat-sifat, olahraga Softball merupakan kombinasi dari olahraga ketangkasan dan otak (pikiran), sehingga mempunyai efek yang baik bagi si pemain.